Penerimaan CPNS Tahun 2015 Masih Tetap Dibuka

Kabar gembira datang pada para pelamar umum yang berniat ingin menjadi CPNS, pasalnya Tahun depan, pemerintah tetap membuka penerimaan CPNS, meski untuk formasi terbatas.

“Tahun depan masih dibuka penerimaan CPNS. Hanya saja formasinya khusus pelayanan dasar saja seperti guru dan tenaga kesehatan,” kata Kabid Pengadaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Diah Faraz saat menerima anggota DPRD Limapuluh Kota dan DPRD Solok, Kamis (11/12).

Meski belum tahu berapa formasi yang disiapkan dan aturan mainnya seperti apa, namun menurut Diah, persyaratan analisa jabatan, beban kerja, beban APBD untuk belanja pegawai, tetap mutlak dipenuhi daerah. Daerah yang belanja pegawainya berlebih, tidak akan diberikan kuota lagi.

“Wacana moratorium hanya berlaku untuk tenaga administrasi saja. Sedangkan tenaga dengan spesifikasi tertentu (langka) dan sangat dibutuhkan di luar guru serta tenaga kesehatan tetap dibuka juga,” ucapnya.

Sedangkan mengenai rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), menurut Diah masih menunggu PP P3K diterbitkan. Tanpa PP, rekrutmen tidak bisa dilaksanakan.

“Setiap rekrutmen Aparatur Sipil Negara baik CPNS maupun P3K harus ada payung hukumnya. Khusus P3K, juknisnya belum ada karena memang belum ada PP-nya,” terang Diah.

Pasangan Suami Istri Dijebloskan Dalam Tahanan, Setelah Tipu 24 CPNS Raup Rp 1,8 Miliar

Pasangan suami istri Andreas Kusuma Wijaya (39) dan istrinya Mili Indah Winarsih alias Linda Winarti (37) warga Desa Cendono, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri terpaksa dijebloskan ke dalam tahanan Polres Ngawi.

Kedua tersangka menjadi anggota jaringan penipuan berkedok dalam memasukkan para korban menjadi CPNS dan Pegawai Negeri Sipil PNS di lingkungan Kementerian Pusat.

Hasilnya, pasangan suami istri yang selalu mengandalkan dan mengaku-ngaku sebagai anggota Badan Inteligen Negara (BIN) dan Badan Inteligen Strategis (BAIS) itu berhasil meraup keuntungan Rp 1,8 miliar dengan korban sebanyak 24 warga Kabupaten Ngawi.

Kini kedua calo dan penipu itu, tak bisa berkutik saat dijebloskan ke dalam tahanan Polres Ngawi.

Tidak hanya tersangka berbagai atribut BIN, BAIS dan plakat orang dekat kepresidenan juga diamankan sebagai barang bukti.

Selain itu, berbagai dokumen palsu serta Surat Keputusan (SK) palsu para korban yang ditipu sejak Tahun 2012 sampai 2014 juga diamankan penyidik Satuan Reskrim Polres Ngawi.

Setiap aksinya, kedua tersangka selain mengaku sebagai anggota BIN dan BAIS, juga meminta uang pemulus kepada para korbannya antara Rp 70 juta sampai Rp 100 juta per orang. Para korban diminta menyetor uang itu ke salah seorang perantara yang ada di Kabupaten Ngawi.

Paska membayar para korban akan diberi SK yang isinya dalam waktu 3 bulan setelah proses pembayaran sekitar Nopember 2012 bakal diangkat menjadi PNS.

Akan tetapi, paska membayar para korban dan sudah mengantongi SK tak kunjung diangkat menjadi PNS karena SK yang diterima para korban adalah SK palsu.

“Semua SK yang diterima korban itu SK PNS palsu. Makanya kami tetap akan mengembangkan jaringan penipuan kelas kakap ini,” terang Kapolres Ngawi, AKBP Valentino Alfa Tatareda kepada Surya, Rabu (10/12/2014).

Lebih jauh, Valentino menjelaskan modus operandi pasangan suami istri ini sudah berjalan dua tahun mulai Tahun 2012 hingga Tahun 2014.

Keduanya menipu dan mencari para korban yang ingin menjadi PNS dengan modus diiming-imingi bakal dijadikan PNS melalui jalur dan sarannya.

“Kalau korban sudah minta tolong dimasukkan menjadi PNS, kedua tersangka biasanya meminta sejumlah uang kepada para korban melalui perantaranya untuk memuluskan penipuan menjadi PNS itu,” imbuhnya.

Tidak hanya sampai disitu, kata Kapolres Ngawi ini untuk memuluskan aksinya, kedua tersangka ini kerap mengakumenjadi anggota BIN dan BAIS untuk meyakinkan para korbannya.

Selain itu, para korban juga dimintai memenuhi sejumlah persyaratan di antaranya berupa foto copy ijazah SD hingga ijasah terakhir, SKCK, Surat Keterangan Bebas Narkoba, dan Kartu Kuning.

“Itu yang menjadikan seolah-olah mereka itu calon CPNS dan bisa meyakinkan para korbannya karena ada persyaratan administasi itu,” tegasnya.

Sedangkan kedua tersangka bakal dijerat pasal 378 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Kami sudah mencium kasus penipuan CPNS ini sejak Tahun 2012 pelakunya lebih dari dua orang ini. Kami belum bisa mengungkap pelaku lainnya karena posisinya masih menjadi buron kami,” paparnya.

Pelaku yang masih buron itu, kata Kapolres adalah S yang sekarang posisinya berada di Tangerang. Buron S merupakan pihak ketiga yang menerima dana dari pasutri ini sekaligus yang memberikan Surat Keterangan (SK) palsu.

“Makanya Kasus ini masih dalam pengembangan. Informasinya praktek penipuan ini dilakukan lebih dari dua orang tetapi masih buron,” tegasnya.

Sementara kedua tersangka tak mau memberikan informasi sama sekali mengenai tuduhan polisi kepada keduanya sebagai jaringan penipuan CPNS itu.

Bahkan saat ditanua jika pasangan suami istri ini juga memiliki perantara untuk mencari 24 korban yang ada di Kabupaten Ngawi untuk dijadikan CPNS tersebut dan diduga perantaranya adalah PNS Pemkab Ngawi tak mau memberikan jawaban.

“Kami menyerahkan semuanya ke penyidik (polisi). Tanyakan saja ke polisi,” pungkas Andreas Kusuma Wijaya.

Fakta Keunikan Hasil Tes TKB Bakorkamla


Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) telah menetapkan kelulusan peserta seleksi CPNS 2014 pada tanggal 8 Desember 2014 . Dalam lampiran pengumuman tersebut peserta yang lulus seleksi hanya ditampilkan no ujian dan no KTP tanpa menunjukkan hasil daftar nilai TKD dan TKB. Dari alokasi sebanyak 220 formasi hanya 85 peserta yang dinyatakan lulus sedangkan sisanya gagal karena dinyatakan TDS (Hasil Tes Psikologi Tidak Disarankan) dan Tidak Hadir (x)

Untuk mengetahui hasil tes yang dimaksud perlu mencari sumber lain salah satu website bakorkamla.go.id tepatnya silahkan klik tautan ini. Lampiran tersebut berisi daftar nilai TKD dan TKB pelamar umum seleksi CPNS Tahun 2014 intansi Bakorkamla.

Hasil penelusuran mendapatkan fakta yang cukup unik bahwa terdapat peserta yang mendapatkan nilai TKB dengan nilai sempurna yakni 100. Pelaksanaan Tes TKB di Bakorkamla sendiri terdiri dari Renang dan Tes Wawancara Seputar Renang dan SAR.

Prinsip dasar yang selama ini selalu didengungkan Kemenpan dalam perekrutan CPNS adalah Transparan, obyektif, kompetitif, bebas KKN, tidak diskriminatif dan tidak dipungut biaya. Jangan sampai pelaksanaan tes TKB hanya digunakan sebagai celah untuk kepentingan pihak tertentu.

Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi CPNS Kemenhut TA 2014


TINDAK LANJUT PENETAPAN KELULUSAN
PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN KEHUTANAN FORMASI TAHUN 2014
kemenhut

Berdasarkan Surat Menteri PAN dan RB Nomor B/5483/M.PAN/12/2014 tanggal 15 Desember 2014 perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai TKD dan TKB Seleksi CPNS Tahun 2014, disampaikan hal-hal sebagai berikut:
  • 1. Daftar nama peserta yang ditetapkan lulus dan berhak untuk diangkat menjadi CPNS Kementerian Kehutanan formasi tahun 2014 sebagaimana tercantum pada lampiran 1 (satu) dapat diunduh pada laman https://cpnsonline.dephut.go.id dan http://ropeg.dephut.go.id.
  • 2. Peserta yang dinyatakan lulus, wajib melakukan pemberkasan dengan melengkapi dan menyerahkan kelengkapan administrasi sebagai berikut:
    • a. Membawa dan menunjukkan Ijazah/STTB dan transkrip nilai asli serta fotocopynya
    • sebanyak 2 (dua) lembar yang telah dilegalisir/disahkan oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan Keputusan Menteri yang bertanggung jawab dibidang pendidikan dan kebudayaan. Pada saat ini pejabat yang berwenang mengesahkan adalah sebagaimana tersebut dalam anak lampiran I-a Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 11 tahun 2002 yang dapat diunduh pada laman
    • https://cpnsonline.dephut.go.id dan http:// ropeg.dephut.go.id;
    • b. Daftar Riwayat Hidup sebanyak 2 (dua) set yang ditulis tangan dengan tinta hitam dan huruf kapital sesuai format sebagaimana anak lampiran I-c Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 11 tahun 2002 yang dapat diunduh pada laman https://cpnsonline.dephut.go.id dan http:// ropeg.dephut.go.id;
    • c. Pas foto hitam putih ukuran 3×4 sebanyak 10 (sepuluh) lembar;
    • d. Surat Keterangan berkelakuan baik dari POLRI asli dan 1 (satu) lembar fotocopy yang sudah dilegalisir;
    • e. Surat Keterangan berbadan sehat dari Dokter Pemerintah asli dan 1 (satu) lembar fotocopy yang sudah dilegalisir;
    • f. Surat Keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya dari RS Pemerintah atau Kepolisian asli dan 1 (satu) lembar fotocopy yg telah dilegalisir (surat keterangan tidak mengkonsumsi Nappza yang masih berlaku). Apabila Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Kepolisian Pejabat penandatangan adalah Dokter Pemeriksa;
    • g. Kartu Pencari Kerja dari Dinas Tenaga Kerja asli dan 1 (satu) lembar fotocopy yang telah dilegalisir;
    • h. Surat pernyataan sebanyak 2 (dua) lembar tentang:
      • 1) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan Pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
      • 2) Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
      • 3) Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri;
      • 4) Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah;
      • 5) Tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik;
      • Bagi yang sebelumnya menjadi pengurus dan atau anggota partai politik, harus melampirkan surat pernyataan telah melepaskan keanggotaan dan atau kepengurusan dari partai politik yang diketahui oleh pengurus partai politik yang bersangkutan.
      • Surat pernyataan dimaksud agar sesuai dengan format sebagaimana anak lampiran I-d Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 11 Tahun 2002 yang dapat diunduh pada laman https://cpnsonline.dephut.go.id dan http:// ropeg.dephut.go.id;
    • i. Surat pernyataan sebanyak 2 (dua) lembar tentang:
      • 1) Menerima dan sanggup bekerja sesuai dengan jabatan dan lokasi penempatan yang telah ditentukan;
      • 2) Apabila dalam kurun waktu 2 (dua) tahun bekerja, Ijazah diambil atau mengundurkan diri sebagai CPNS Kementerian, Kehutanan bersedia dikenakan sanksi membayar denda sebesar Rp. 35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah);
      • 3) Tidak mengajukan pindah minimal 5 (lima) tahun ke unit kerja lain baik di dalam maupun di luar lingkup Kementerian Kehutanan atas permintaan sendiri maupun keluarga.
      • Surat pernyataan tersebut dibuat sebagaimana contoh pada lampiran 2 (dua) pengumuman ini yang dapat diunduh pada laman https://cpnsonline.dephut.go.id dan http:// ropeg.dephut.go.id;
    • j. Fotocopy sah surat keterangan dan bukti tentang pengalaman kerja bagi yang telah
    • mempunyai pengalaman bekerja sebanyak 2 (dua) lembar;
  •  
  • 3. Kelengkapan dokumen pemberkasan sebagaimana butir 2 (dua) di atas dimasukkan ke dalam map berwarna dengan ketentuan sebagai berikut:
    • a. Map berwarna merah untuk jenjang pendidikan S-2;
    • b. Map berwarna biru untuk jenjang pendidikan S-1;
    • c. Map berwarna kuning untuk jenjang pendidikan D-III;
    • d. Map berwarna hijau untuk jenjang pendidikan SMK.
  • 4. Jadwal dan lokasi pemberkasan sebagaimana tercantum pada lampiran 3 (tiga) pengumuman ini yang dapat diunduh pada laman https://cpnsonline.dephut.go.id dan http:// ropeg.dephut.go.id;
  • 5. Peserta dapat memilih salah satu lokasi pemberkasan sebagaimana butir 4 (empat) di atas sesuai dengan pertimbangan masing-masing;
  • 6. Bilamana peserta yang dinyatakan lulus tidak melakukan pemberkasan sebagaimana ketentuan tersebut di atas, maka dinyatakan mengundurkan diri dan gugur;
  • 7. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat;
  • 8. Panitia tidak memungut biaya apapun dari peserta, segala biaya yang dikeluarkan oleh peserta berkenaan dengan proses pemberkasan dan kehadirannya tidak ditanggung oleh panitia;
  • 9. Demikian, untuk dapat diketahui dan ditindaklanjuti.
 
Catatan :

Setelah Lulus TKD dan TKB Barulah Menjadi CPNS

Setiap masyarakat yang ingin menjadi calon pegawai negri sipil (CPNS), jangan berharap bisa diangkat menjadi abdi negara itu jika tanpa melalui tes.

Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN Herman mengungkapkan, seorang pelamar dapat menjadi CPNS jika dia lulus dan mendapat nilai tinggi dalam tes, baik berupa Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).

TKD meliputi Wawasan Kebangsaaan, Tes Intelegensi Umum, dan Tes Skala Kematangan. Ada pun TKB adalah tes khusus/spesifik terkait formasi jabatan yang dipilih seorang pelamar. Dengan demikian, tidak mungkin seseorang bisa diangkat menjadi CPNS tanpa tes.

“Selain itu, tidak ada titipan atau pun jalur khusus dalam penerimaan CPNS. Hal ini dikarenakan TKD dilaksanakan berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN yang transparan, obyektif, akurat, dan kredibel,” tutur Herman di Jakarta, Senin (15/12).

Dia menambahkan, untuk TKB bagi para pelamar CPNS BKN juga menggunakan CAT BKN, baik di pusat maupun 12 kantor regional (kanreg) BKN.

“Penerimaan CPNS berdasarkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Kepegawaian yang ditentukan BKN, termasuk penetapan formasi, analisis beban kerja (ABK), dan analisis jabatan (anjab),” terangnya.

Mengenai SK pengangkatan CPNS diterbitkan masing-masing instansi pemerintah dan ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi tersebut.

Pengumuman Hasil TKD CPNS 2014 Terbaru 16 Desember 2014

Menkes Diminta Angkat Bidan PTT Jadi CPNS

Kabar gembira bagi Anda yang saat ini berstatus sebagai Bidan PTT Anggota Komisi IX DPR RI, Imam Suroso minta Menteri Kesehatan agar mempertimbangkan keberadaan 41 ribuan Bidan pegawai tidak tetap (PTT) untuk diangkat menjadi CPNS.

“Pengabdian mereka besar sekali untuk pelayanan kesehatan, mereka berjuang untuk kurangi angka kematian ibu anak, kurangi gizi buruk, dan banyak lagi. Mereka bekerja untuk rakyat. Sekali lagi pengabdian mereka luar biasa,” ujar Imam dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Ia mengaku heran kenapa dokter PTT, guru PTT bisa diangkat menjadi PNS, sementara bidan PTT susah sekali.

“Saya minta kebijaksanaan bu Menkes untuk mengangkat bidan PTT menjadi PNS,” ucap politikus PDI Perjuangan ini.

Dengan diangkat menjadi PNS, maka bidan PTT akan semakin termotivasi untuk berkontribusi memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat mengingat kondisi kesehatan masyarakat secara umum masih sangat tinggi.

“Apalagi Indonesia masih jauh dari target MDG’s 2015. Ini menjadi pekerjaan bersama untuk bisa penuhi target tersebut,” tukas Imam.

1.080 Honor daerah Pemkot Surabaya Dinyatakan Lolos Seleksi, Namun Hingga Kini Belum Jelas

Kabar tak gembira kini datang dari honorer Kategori II (K2) Pemkot Surabaya, pasalnya sekitar 1.080 tenaga honorer  Kategori II (K2) Kota Surabaya hingga kini belum jelas. Padahal, mereka telah dinyatakan lulus tes penyaringan sehingga menjadi CPNS setahun lalu.

Kepala BKD Pemkot Surabaya, Mia Santi Dewi mengatakan, bahwa belum turunya SK PNS untuk Honda K2 yang telah lolos seleksi pihaknya belum mengetahui. Ini dikarenakan hingga kini pihak BKN Pusat juga belum memberikan keterangan apapun ke BKD Pemkot Surabaya soal nasib K2 tersebut.

“Jadi sekarang ini kami juga masih menunggu keputusan BKN Pusat soal K2, dan kami harapkan bulan ini sudah ada keputusan,” kata Mia Santi Dewi, Selasa (9/12/2014).

Meski demikian, dikatakan Mia Santi Dewi, BKD Pemkot Surabaya terus melakukan update data K2 secara terus menerus.

Hal itu mengakibatkan jumlah K2 yang menunggu SK PNS mengalami perununan. Di mana sebelumnya jumlah K2 lolos seleksi Pemkot Surabaya mencapai 1.090 orang dari total jumlah honda K2 Pemkot Surabaya mencapai sekitar 3.200 orang.

Dari jumlah yang lolos seleksi CPNS tersebut tenaga Honda K2 mengalami penurunan menjadi sekitar 1080 orang. Penurunan jumlah K2 yang menunggu SK PNS tersebut disebabkan oleh beberapa kasus.

Di antaranya mengundurkan diri karena diterima di jalur umum, terkena sanksi pelanggaran disiplin tenaga honorer, dan kontrak habis.

“Kami tidak bisa menghalangi pencoretan sebagai K2 yang lolos CPNS untuk mereka yang mundur, dan itu semua kewenangan BKN Pusat,” tutur Mia Santi Dewi Kepala BKD Pemkot Surabaya.

Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi CPNS BNN TA 2014


HASIL SELEKSI AKHIR PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL T.A. 2014
BNN
Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor: KEP/524/XII/KA/KP.00.04/2014/BNN tanggal 5 Desember 2014 tentang Hasil Seleksi Akhir Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Badan Narkotika Nasional T.A. 2014 dengan ini Panitia Pengadaan CPNS Badan Narkotika Nasional Tahun Anggaran 2014 menetapkan :
  1. Hasil Seleksi Akhir Pengadaan CPNS Badan Narkotika Nasional Tahun Anggaran 2014 sebagaimana terlampir.
  2. Peserta yang dinyatakan lulus ditempatkan pada unit kerja sebagaimana tercantum pada lampiran pengumuman ini.
  3. Peserta yang dinyatakan lulus berhak untuk diusulkan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.
  4. Bagi peserta yang dinyatakan lulus wajib hadir untuk pemberkasan sesuai jadwal terlampir.
  5. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, pada saat pemberkasan harus menunjukkan:
    a. Ijazah asli (semua ijazah yang dimiliki);
    b. Transkrip asli;
    c. Kartu identitas (KTP) Asli yang masih berlaku;
    d. Kartu Peserta Ujian.
Pengumuman lengkap dan nama peserta yang lulus dapat di lihat http://bnn.go.id/portal/

Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi CPNS Kemenko PMK TA 2014

Kabar gembira bagi Anda yang menunggu Pengumuman Hasil Kelulusan CPNS Kemenko PMK , pasalnya berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: B/5289/M.PAN-RB/12/2014 tanggal 5 Desember 2014 perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai TKD dan TK8 Seleksi CPNS Tahun 2014, dengan ini diumumkan Nama-Nama Peserta Ujian Yang lulus Dalam Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Tahun Anggaran 2014 (terlampir).Selanjutnya kepada nama-nama sebagaimana tersebut dalam lampiran ini agar melapor dan tidak mewakilkan dengan membawa asli Kartu Tanda Peserta Ujian pada:
Hari : Senin
Tanggal : 15 Desember 2014
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Ruang Rapat Lantai 2 Office Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan JI. Medan Merdeka Barat Nomor 3 Jakarta Pusat
guna mendapatkan pengarahan serta membawa kelengkapan persyaratan administrasi untuk pengangkatan CPNS sebagai berikut:
  1. Foto copy ijazah terakhir dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang (rangkap tiga);
  2. Asli dan foto copy surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter pemerintah dan dilegalisasi (rangkap tiga);
  3. Asli dan foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku dan dilegalisasi (rangkap tiga);
  4. Asli dan foto copy surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya dari unit pelayanan kesehatan pemerintah dan dilegalisasi (rangkap tiga);
  5. Foto copy kartu keluarga, KTP, ijazah SD, SLTP dan SLTA (rangkap tiga);
  6. Pas Foto hitam putih ukuran 3×4 sebanyak 10 lembar (terbaru) dan nama pelamar ditulis di bagian
    belakang foto;
  7. Mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang disiapkan panitia, diisi dengan tulisan tangan, huruf
    cetak menggunakan tinta hitam:
  8. Mengisi surat pernyataan sebagaimana ANAK LAMPIRAN I-d KEPUTUSAN KEPALA BADAN
    KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR:11 TAHUN 2002, formulir telah disiapkan panitia;
  9. Mengisi surat pernyataan tentang Tidak meminta pindah/keluar instansi minimal selama 5 Tahun
    sejak diangkat menjadi CPNS Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan
    Kebudayaan;
  10. Membawa materai Rp. 6000,- sebanyak 8 (delapan) lembar dan kertas folio bergaris 3 eksemplar.
Apabila terdapat peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus namun tidak melengkapi berkas pada tanggal
yang ditentukan maka dianggap mengundurkan diri dan dapat diisi/diganti dari peserta urutan peringkat
berikutnya pada setiap formasi jabatan yang bersangkutan. Bagi peserta pengisi/pengganti peserta lulus
yang mengundurkan diri akan dipanggil melalui surat tertulis oleh panitia.
Peserta yang memberikan data dan keterangan yang tidak benar/palsu, dapat dibatalkan kelulusannya
serta dapat dituntut sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.
Keputusan panitia bersifat mutlak yang tidak dapat diganggu gugat.
Catatan :
  • Daftar Peserta Yang Lulus Dalam Seleksi:
Sumber

Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi CPNS Bakorkamla TA 2014


PENETAPAN KELULUSAN PESERTA SELEKSI CPNS BAKORKAMLA TAHUN 2014 UNTUK Dl USULKAN PEMBERKASAN KE BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN)
bakorkamla
Merujuk Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor B/5269/ M PAN-RB/12/2014 tanggal 3 Desember 2014 perihal Penyampaian Hasil Integrasi Nilai TKD dan TKB Seleksi CPNS Tahun 2014. maka panitia Pengadaan CPNS Bakorkamla Tahun 2014 menetapkan daftar peserta yang akan diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh persetujuan Nomor Identitas Pegawai (NIP) sebagai dasar pengangkatan sebagai Calon PNS Bakorkamla Tahun 2014 sebagai berikut:
 
I. DAFTAR PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS UJIAN DAN AKAN DIUSULKAN KE BKN UNTUK MEMPEROLEH PENETAPAN NIP.
Peserta yang telah melaksanakan rangkaian seleksi penerimaan CPNS Bakorkamla Tahun 2014 dan dinyatakan lulus dengan Memenuhi Passing Grade pada Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) dapat melihat daflar penetapan kelulusan di http://e-cpns.bakorkamla.go.id/  dan tidak semua formasi dapat diserap oleh seleksi TKD dan TKB, untuk itu formasi yang tidak terisi karena kurang nilai TKD dan TKB akan diupayakan pada Tahun 2015.

II. PEMBERKASAN OLEH PESERTA YANG TELAH DITETAPKAN LULUS UJIAN SELEKSI CPNS BAKORKAMLA TAHUN 2014
Pelaksanaan pemberkasan yang sudah dilengkapi diserahkan langsung kepada Panitia Pengadaan CPNS Bakorkamla Tahun 2014 di Sub Bagian TU dan Kepegawaian Bakorkamla. Lantai 2 Jl. Dr. Sutomo Nomor 11 Jakarta Pusat 10710 (Telp (021) 3519999 ext 236), Terhitung Mulai Tanggal (T.M.T.) sejak tanggal dikeluarkan pengumuman ini dan paling lambat pada han Kamis tanggal 18 Desember 2014.
III. PERSYARATAN BERKAS YANG HARUS DILENGKAPI OLEH PESERTA
  1. Pas Photo ukuran 2 X 3. 3 x 4 dan 4 x 6 terbaru (@ 10 lembar) latar belakang merah;
  2. Foto copy ijazah pertama sampai dengan terakhir masing-mastng 3 (tiga) lembar dilegalisir basah.
  3. Foto copy transkrip mlai/daftar nilai 3 (tiga) lembar yang terakhir dilegalisir basah;
  4. Daftar Riwayat Hidup (Asli dan Foto copy 2 (dua) lembar);
  5. Surat Pemyataan bermateral Rp. 6.000,- (Asli dan Foto copy 2 (dua) lembar);
  6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diterbitkan oleh Polres (Asli dan Foto copy 3 (tiga) lembar dilegalisir basah) yang dibuat setelah Pengumuman ini diterbitkan;
  7. Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah/Puskesmas (Asli dan Foto copy 3 (tiga) lembar dilegalisir basah) yang dibuat setelah Pengumuman ini diterbitkan;
  8. Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Pemerintah (Asli dan Foto copy 3 (tiga) lembar dilegalisir basah) yang dibuat setelah Pengumuman ini diterbitkan;
  9. Foto copy keterangan pengalaman kerja bagi pelamar yang usianya di lebih dari 35 Tahun sebanyak 3 (tiga) rangkap dilegalisir basah:
    a. Pengalamanan kerja berasal dari Perusahaan yang berbadan hukum (Koperasi, PT, Yayasan, Instansi Pemerintah dan BUMN) yang usahanya bergerak pada usaha kerakyatan;
    b. Pengalaman kerja TMT April 1997 sd Desember 2014 terus menerus dan tidak terputus dibuktikan dalam bentuk Kontrak Kerja/Pegawai Tetap bermaterai Rp. 6.000.-.
  10. Foto copy Sertifikat Penyelam (khusus jabatan Serang, Kelasi dan Penyelam) sebanyak 3 (tiga) lembar dilegalisir basah.
  11. Foto copy Sertifikat Komputer (khusus jabatan Pengawas Operasiorval Regional dan Operator Radio Panggil) sebanyak 3 (tiga) lembar diiegalisir basah.
IV. CATATAN
  1. Berkas disusun berdasarkan nomor urut pada kelengkapan persyaratan diatas (romawi III);
  2. Peserta wajib mengisi kolom yang tertera di Daftar Riwayat Hldup dengan lengkap. apabila ada kolom yang tidak perlu diisi maka diberi tanda (-) dan peserta wajib menempelkan pas photo ukuran 3×4 berlatar belakang warna merah yang terlera di blangko depan Daftar Riwayat Hidup;
  3. Blangko Daftar Riwayat Hidup dan Surat Pernyataan dapat diunduh di website http://e-cpns.bakorkamla.go.id/
  4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Sehat Dari Dokter Pemerintah dan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dinyatakan sah/berlaku. apabtla dibuat sesudah pengumuman ini dikeluarkan
Peserta yang dinyatakan lulus:

Pengumuman Terbaru Hasil Tes CPNS 2014 di 16 Instansi Pusat dan Daerah

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) terus mengumumkan hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014. Hingga kini telah terdapat 16 instansi pusat dan daerah yang telah merilis daftar peserta yang lolos seleksi CPNS.

Menurut Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik KemenPAN-RB Herman Suryatman, pengumuman CPNS 2014 dari pelamar umum tidak dilakukan serentak seperti tahun lalu. Pasalnya, waktu pelaksanaan seleksi CPNS 2014 setiap instansi baik di pusat maupun daerah tidak serentak.
Data Terbaru! Hasil Tes CPNS 2014 di 16 Instansi Pusat dan Daerah

“Ini akan dilakukan bergulir karena masing-masing instansi laksanakan tes sendiri-sendiri,” kata Herman saat dihubungi Liputan6.com.

Pemerintah tahun ini membuka lowongan untuk 100 ribu formasi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang terdiri atas 65 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan 35 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebanyak 25 ribu formasi CPNS disiapkan untuk instansi pemerintah pusat. Sedangkan 40 ribu formasi CPNS untuk pemerintah daerah.

Sementara untuk PPPK terdiri dari 10 ribu lowongan untuk pemerintah pusat dan 25 ribu untuk pemerintah daerah.

Lengkapnya, berikut hasil tes CPNS di 16 instansi pusat dan daerah:
Pemerintah Pusat
1.  Pengumuman CPNS 2014 – Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) (Download)

Pemerintah Provinsi
1. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Sumatera Barat  (Download)

Pemerintah KabupatenKota
1. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Sampang (Download)
2. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Belitung (Download)
3. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Pangkal Pinang (Download)
4. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Ternate (Download)
5. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Kendari (Download)
6. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Kaur (Download)
7. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Kepulauan Sangihe (Download)
8. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Bangka Tengah (Download)
9. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Indramayu  (Download)
10. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Belitung Timur (Download)
11. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Tanggamus (Download)
12. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Binjai (Download)
13. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Gunung Mas (Download)
14. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkot Tidore Kepulauan (Download)
(Ndw)-liputan6.com

Pengumuman Formasi PNS Khusus Bagi Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal

PENGUMUMAN
NOMOR :  
171921/A4/KP/2014
TENTANG
SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS)
TAHUN 2014

FORMASI KHUSUS
BAGI PESERTA
SARJANA MENDIDIK
DI DAERAH TERDEPAN, TERLUAR DAN TERTINGGAL
(SM-3T)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bekerja sama dengan 29 Kabupaten di daerah Terdepan, Terluar, Dan Tertinggal (3T) membuka kesempatan bagi Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) pasca Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T) untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Guru dengan ketentuan sebagai berikut:
I.    INFORMASI UMUM
  1. Formasi ini dibuka khusus bagi para lulusan PPG setelah mengikuti program SM-3T untuk diangkat sebagai CPNS daerah dengan jabatan tenaga fungsional guru dan ditempatkan di salah satu dari 29 kabupaten (daftar terlampir).
  2. Pendaftaran dibuka untuk mengisi 1000 lowongan formasi untuk kebutuhan tenaga pendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
  3. Informasi mengenai rincian formasinya dapat dilihat pada alamat website http://cpns.kemdikbud.go.id.
  4. Pelamar dapat mendaftar maksimal 3 (tiga) pilihan kabupaten, dengan ketentuan:
  1. Jabatan yang dilamar (mis. Guru matematika) tersedia pada kabupaten lainnya.
  2. Urutan pilihan menyatakan urutan prioritas lamaran.
  1. Proses seleksi dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap berikut:
  1. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dilaksanakan bagi semua pelamar yang memenuhi persyaratan sebagaimana tertuang dalam tata cara pendaftaran. Tes dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dengan cakupan materi meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
  2. Seleksi administrasi dilakukan bagi pelamar yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan (MP) pada Tes Kompetensi Dasar (TKD).
  1. Untuk mengikuti setiap tahapan dalam seluruh proses penerimaan CPNS Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal, PELAMAR TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN. Pelamar dimohon tidak terpancing oleh tawaran dari oknum/pihak manapun yang mengaku dapat membantu yang bersangkutan dapat diterima menjadi CPNS.
II.    PERSYARATAN UMUM
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia antara 18 (delapan belas) tahun dan 35 (tiga puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2014.
  3. Sehat jasmani, rohani, dan bebas NARKOBA.
  4. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
  5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan/atau tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
III.   PERSYARATAN KHUSUS
  1. Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) pasca Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T);
  2. Bersedia ditempatkan di satu dari 29 kabupaten minimal 5 tahun atau sesuai dengan ketetapan di daerah masing-masing.
IV.   RENCANA PENJADWALAN
  1. Rencana penjadwalan dapat dilihat pada laman http://cpns.kemdikbud.go.id.
  2. Pelamar dimohon untuk selalu memonitor perkembangan seleksi CPNS melalui laman tersebut.
V.    TATA CARA PENDAFTARAN
1.    Pelamar wajib memiliki alamat email yang aktif untuk mengikuti proses rekruitmen CPNS Kemdikbud.
2. a Bagi pelamar yang telah melakukan registrasi di portal panselnas pada saat      pendaftaran bagi pelamar umum: Setelah mendapat email konfirmasi dari panselnas berupa username dan password,  pelamar melanjutkan proses pendaftaran melalui laman CPNS Kemdikbud dengan alamat http://cpns.kemdikbud.go.id.
2. b Bagi pelamar yang belum melakukan registrasi di portal panselnas:
  • Pelamar wajib melakukan pendaftaran/registrasi secara online terlebih dahulu di portal nasional dengan alamathttp://panselnas.menpan.go.id. dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, tempat lahir, tanggal lahir, alamat email dan password serta pilihan intansi yang dituju  (pastikan bahwa instansi yang dituju adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
  • Setelah 24 jam sejak mendapat email konfirmasi dari Panselnas berupa username dan password, pelamar melanjutkan proses pendaftaran melalui laman CPNS Kemdikbud dengan alamat http://cpns.kemdikbud.go.id.
3. Bagi pelamar yang telah melakukan registrasi di portal panselnas pada saat pendaftaran bagi pelamar umum maupun yang baru melakukan proses pendaftaran, proses selanjutnya adalah melakukan login aplikasi cpns online untuk melengkapi isian data pendaftaran online dengan tahapan:
  1. Mengisi formulir data pendaftaran CPNS online. Pelamar wajib memilih zona (wilayah) tempat seleksi sesuai dengan yang diinginkan. Sistem akan menentukan lokasi seleksi, hari, dan waktu pelaksanaan seleksi, dan akan diumumkan setelah masa pendaftaran berakhir.
  2. Menyetujui pernyataan integritas bahwa data dan informasi yang akan disampaikan adalah benar;
  3. Menyetujui pernyataan komitmen untuk melanjutkan proses lamaran apabila telah dinyatakan lulus pada tahap seleksi akhir;
  4. Melakukan upload pas foto;
  5. Mencetak kartu tanda peserta seleksi; dan
  6. Mencetak formulir pendaftaran.
VI. PROSES SELEKSI
  1. Tes Kompetensi Dasar (TKD)
  1. TKD diselenggarakan bagi pelamar yang telah mendaftar pada http://cpns.kemdikbud.go.id sesuai dengan ketentuan tatacara pendaftaran, dan telah mencetak kartu tanda peserta seleksi
  2. TKD dilaksanakan di masing-masing Tempat Uji Kompetensi (TUK).
  3. Pada saat pelaksanaan TKD, setiap pelamar wajib menunjukkan Kartu Tanda Peserta Seleksi dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku yang digunakan saat registrasi pendaftaran, serta mengisi daftar hadir yang telah dilengkapi dengan pas foto pelamar..
  4. Mengingat seleksi menggunakan system CAT maka waktu dan tempat pelaksanaan seleksi agar dilihat secara cermat padahttp://cpns.kemdikbud.go.id.
  5. Pelamar hanya dapat melaksanakan TKD pada lokasi dan waktu yang telah ditentukan.
  6. Materi TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karateristik Pribadi.
  7. Hasil TKD akan diumumkan pada alamat web http://cpns.kemdikbud.go.id.

  1. Seleksi Administrasi
  1. Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan (MP) TKD segera mengirimkan berkas kelengkapan untuk seleksi administrasi dan disusun dengan urutan sebagai berikut:
  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  2. Asli hasil cetakan (print-out) bukti registrasi pendaftaran online yang telah ditandatangani pelamar.
  3. Fotokopi STTB/ijazah yang telah dilegalisir oleh Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik (surat keterangan lulus/ijazah sementara tidak berlaku).
  4. Foto copy Sertifikat Pendidik (bukan Akta Mengajar) yang telah dilegalisir oleh Dekan/Pembantu Dekan Bidang Akademik pada perguruan tinggi tempat pelamar melaksanakan PPG.
  5. Surat pernyataan bermeterai Rp. 6000,-, yang menyatakan bersedia ditempatkan di daerah 3T, selama minimal 5 tahun atau sesuai ketentuan daerah masing-masing, serta ditandatangani oleh pelamar.
  1. Berkas kelengkapan dimasukkan dalam amplop dan dikirim ke PO. Box. (daftar alamat PO. Box  akan diberitahukan kemudian).
  2. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan melalui http://cpns.kemdikbud.go.id.

VII.  PENENTUAN KELULUSAN
  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengumumkan kelulusan peserta di http://cpns.kemdikbud.go.id. , setelah memperoleh penetapan dari Panselnas.
  2. Jadwal pengumuman final direncanakan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Januari 2015, atau sesuai ketetapan Kementerian PAN dan RB lebih lanjut.
  3. Penetapan/keputusan Panitia Pengadaan CPNS Kemdikbud tahun 2014 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
VIII. USUL PENETAPAN NIP
Pelamar yang dinyatakan lulus wajib melengkapi berkas usul penetapan NIP ke pemerintah daerah kabupaten yang dilamar, untuk selanjutnya  diajukan ke BKN. Adapun kelengkapan berkas yang harus dipenuhi akan diumumkan setelah pengumuman final.

IX.   KETENTUAN LAIN
  1. Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan
  2. Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan fakta atau sengaja melakukan manipulasi data baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai CPNS/PNS
  3. Apabila pelamar telah dinyatakan lulus tetapi tidak menyampaikan kelengkapan berkas untuk penetapan NIP sampai batas waktu yang ditentukan, maka kelulusan yang bersnagkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.
  4. Panitia seleksi tidak melayani komunikasi pribadi dengan pelamar dalam bentuk apapun. Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada laman http://cpns.kemdikbud.go.id. Pelamar dapat mengirimkan email kehelpdesk.cpns@kemdikbud.go.id apabila memerlukan penjelasan lebih lanjut.
Daftar Formasi SM3T
  1. Formasi SM3T Jabatan Guru BK Pertama (SMP-SMA-SMK)
  2. Formasi SM3T Jabatan Guru Bahasa Asing Pertama (SMA)
  3. Formasi SM3T Jabatan Guru Bahasa Indonesia Pertama (SMP-SMA-SMK)
  4. Formasi SM3T Jabatan Guru Bahasa Inggris Pertama (SMP-SMA-SMK)
  5. Formasi SM3T Jabatan Guru Biologi Pertama (SMA)
  6. Formasi SM3T Jabatan Guru Ekonomi Pertama (SMA)
  7. Formasi SM3T Jabatan Guru Fisika Pertama (SMA)
  8. Formasi SM3T Jabatan Guru Geografi Pertama (SMA)
  9. Formasi SM3T Jabatan Guru IPA Pertama (SMP)
  10. Formasi SM3T Jabatan Guru IPS Pertama (SMP)
  11. Formasi SM3T Jabatan Guru Kelas Pertama (SD)
  12. Formasi SM3T Jabatan Guru Kelas SLB Pertama (SLB)
  13. Formasi SM3T Jabatan Guru Kewarganegaraan Pertama (SMP-SMA-SMK)
  14. Formasi SM3T Jabatan Guru Kimia Pertama (SMA)
  15. Formasi SM3T Jabatan Guru Matematika Pertama (SMP SMA SMK)
  16. Formasi SM3T Jabatan Guru Olahraga Pertama (SMP SMA SMK)
  17. Formasi SM3T Jabatan Guru Penjaskesrek Pertama (SMP SMA SMK)
  18. Formasi SM3T Jabatan Guru PKK Pertama (SMK)
  19. Formasi SM3T Jabatan Guru Sejarah Pertama (SMA)
  20. Formasi SM3T Jabatan Guru Seni Budaya Pertama (SMP SMA SMK)
  21. Formasi SM3T Jabatan Guru Teknik Elektro Pertama (SMK)
  22. Formasi SM3T Jabatan Guru Teknik Elektronika Pertama (SMK)
  23. Formasi SM3T Jabatan Guru Teknik Mesin Pertama (SMK)
  24. Formasi SM3T Jabatan Guru TIK Pertama
  25. Formasi SM3T Jabatan Guru TK PAUD Pertama

Lampiran berkas
  1. Pengumuman SM3T

Honorer Ingin Gajinya Sejajar Dengan PNS

Rencana pemerintah pusat yang akan menggaji para guru honorer dengan layak mendapatkan apresiasi dari Ketua Komunitas Tenaga Sukwan Indonesia (KTSI) pusat Endin Sahrudin.

Perbaikan gaji honorer, kata dia, akan bisa meningkatkan kesejahteraan para guru yang belum PNS itu. “Mudah-mudahan hal itu bisa terealisasi sehingga tidak hanya memberikan angin surga saja,” ujarnya saat dihubungi Radar Wartawan.

Endin berharap gaji guru honorer sejajar dengan para PNS yakni berkisar Rp 2,5 hingga Rp 3 juta. Mengingat peran guru honorer sama dengan para PNS.

Saat ini di Ciamis terdapat 5.000 tenaga honorer yang bekerja di bidang pendidikan. Mereka, kata Endin, menjadi bagian dari 11.800 honorer di seluruh instansi.

Sementara itu, Kepala Bidang Mutasi Kepegawaian BKDD Kabupaten Ciamis Ihsan Rasyad AKS MM mengatakan pihaknya tidak mengurus penggajian honorer. Menurutnya, penggajian berkaitannya dengan kemampuan anggaran pemerintah kabupaten Ciamis dan pertimbangan lainnya, misalnya pendapatan asli daerah (PAD).

“Sehingga kalau BKD memberikan tanggapan mengenai itu kami tidak memiliki kapasitas dari segi tupoksi (tugas, pokok dan fungsi),” ujarnya saat dihubungi.

Bila memang akan ada perbaikan upah guru honorer oleh pemerintah pusat, pihaknya ikut senang.

”Saya rasa mungkin itu dari pusat. Kalau dari APBD Ciamis kemungkinan tidak bisa, sepertinya dari belanja pegawai Ciamis masih diatas 50 persen,” tandasnya.

Sekertasi Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Idi S Hidayat mengatakan angaran Pemerintah Kota Tasikmalaya itu terbatas dan tidak ada kaitannya dengan penggajian honorer. ”Jadi mohon maaf karena anggarannya juga terbatas tidak mungkin kita menghonor itu,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan mengatakan perlu penetapan upah minimum guru honorer karena kesejahteraan guru honorer masih rendah.

“Tenaga kerja saja punya upah minimum, tapi guru tidak punya. Kami harus kembalikan, harus ada batas minimum untuk guru. Guru tidak bisa bekerja seperti sekarang,” ujar Anies usai upacara peringatan Hari Guru di halaman Kementerian Pendididikan dan kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta Selasa (25/11).

Untuk memuluskan ide tersebut Anies mengaku telah melakukan pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PANRB) Yuddy Chrisnandi.

Selain itu, dia juga akan membawa rencana ini untuk dibahas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat.

Pengumuman Kelulusan Tes CPNS Diumumkan Januari

Dari 2.091 peserta terdaftar pada seleksi penerimaan CPNS dilingkungan Pemkab OKI, Sumatra Selatan, ada 164 peserta tidakk mengikuti tes sejak 18-22 November lalu, di BKN Regional Sumsel.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) OKI, Ibnu Hajar menjelaskan, mereka yang tak ikut tes dipastikan tak akan lulus.

“Otomatis tak lulus. Mereka yang mengikuti tes, informasi kelulusannya akan kita umumkan paling lambat Januari 2015. Tapi mudah-mudahan bisa lebih cepat,” ujar Hajar via ponsel, kemarin.

Dikatakannya, pihaknya belum bisa memastikan  jadwal pengumuman kelulusan karena masih ada kabupaten/kota di Sumsel yang belum menggelar tes.

“Biasanya pengumuman kelulusan CPNS digelar serentak kabupaten/kota yang membuka penerimaan. Tapi karena masih ada belum menggelar tes seperti Kabupaten PALI, Panselnas belum menetukan jadwal pengumuman,” bebernya.

Mengenai kendala, Hajar mengatakan, umumnya peserta telah memahami metode tes. Sehingga peserta tak terlalu dipusingkan oleh sistem tes yang ada.

“Tinggal lagi jawaban yang diberikan. Apakah memenuhi kriteria penilaian atau tidak. Kalau jawabannya benar mudah-mudahan bisa lulus,” terangnya.

Hajar juga menuturkan, standar kelulusan setiap peserta harus memenuhi kriteria dan ada batasan minimal kelulusannya.

“Ada tiga kategori tes untuk penerimaan CPNS 2014, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU) dan Tes Kemampuan Pribadi (TKP). Setiap kategori tes ada batasan minimum kelulusannya,” jelasnya.

Dirincikannya, untuk TWK batasan minimum kelulusan yakni 70, TIU batasan minimum kelulusannya 75 dan TKP batasan kelulusannya 126.

“Jadi standar minimun untuk bisa masuk passing grade adalah 292. Masuk passing grade belum tentu lulus, karena harus bersaing dengan peserta lain yang memiliki nilai tertinggi,” tandasnya.

Meskipun Tidak Lulus Peserta Tes CPNS Tetap Merasa Puas

Selama lima hari pelaksanaan test CPNS Formasi Tahun Anggaran 2014 melalui jalur umum di Pemerintah Kabupaten Muaraenim dengan gunakan sistem computer Assisted Test (CAT), sebanyak 187 pelamar dari 2281 orang peserta dinyatakan gugur karena tidak mengikuti tes, di gedung serbaguna RSUD dr HM Rabain Muaraenim, Jumat (28/11/2014).

“Mereka tidak datang saat test maka  otomatis gugur,” ujar Kepala BKD Muaraenim Hj Siti Herawati.
Menurut Siti Herawati,  selama lima hari pelaksanaan test, pada umumnya lancar dan aman. Untuk peserta yang tidak hadir saat pelaksanaan maka yang bersangkutan otomatis gugur.

Setiap hari test dilaksanakan dalam lima sesi dengan masing-masing peserta 100 orang, hanya hari terakhir (Jumat) yang untuk pengumuman resmi hasil test peserta, akan menunggu dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Kemenpan dan RB. Namun meski menunggu, tetapi para peserta dan panitia sudah bisa melihat langsung jumlah point yang mereka dapatkan pada saat test dan dirangking sesuai kebutuhan formasi masing-masing.

Ditambahkan oleh Kabid Perencanaan dan Data Pegawai BKD Muaraenim Erlandi, berdasarkan pengalaman tahun lalu, hasil test dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diumumkan hasil sama yang diumumkan oleh pusat. Namun untuk tahun ini pihaknya belum mendapatkan petunjuk teknis mengenai pengumuman hasil akhir test karena masih menunggu dari Panselnas. Apalagi menurutnya hingga kini belum ada daerah yang mengumumkan hasil test untuk rekrutment CPNSD jalur umum tahun 2014.

Heri, salah satu peserta mengaku sangat puas dengan pelaksanaan test yang menggunakan sistem CAT. Karena masing-masing peserta bisa melihat langsung hasil mereka sendiri sehingga biarpun tidak lulus tetapi setidaknya bisa melihat hasil dan kemampuan mereka masing-masing.

“Tidak sia-sia rasanya jauh-jauh dari Palembang ke Muaraenim. Meski tidak lulus tetapi puas,” ujarnya

Nama tak muncul di Pengumuman CPNS Meski Sudah Lolos Passing Grade

Tak masuknya 13 peserta tes kompetensi dasar (TKD) Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) dengan Menggunakan sistem computer assisted test (CAT) di Universitas Haluoleo, Kendari, menjadi tanda tanya besar.

Apalagi setelah melihat skor nilai tes mereka di atas passing grade. Di mana tes karakteristik pribadi passing grade-nya (TKP) 126, tes wawasan kebangsaan (TWK) 70, dan tes intelegensia umum (TIU) 70.

Menurut salah seorang dari 13 peserta itu, La Mpia, hasil tesnya memang cukup tinggi di atas standar nilai yang ditetapkan Panselnas. Selain itu, dari nama-nama yang diumumkan panitia lokal maupun Panselnas, banyak peserta yang nilainya di bawah La Mpia.

“Waktu tes 7 Juli, total skor nilai saya  326 dengan TKP 136, TWK 90, dan TIU 100,” ujar La Mpia kepada Wartawan saat mengadu ke KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (2/12).

Dia juga menyebutkan nilai rekan-rekan lainnya yaitu Dodi Priyatmo Silondae nilai TKP 159, TIU 90, TWK 85. Demikian juga Sartini Risky nilai TKP 152, TIU 80, dan TWK 90.

“Saya bisa tahu nilai mereka karena kami kebetulan ketemu di universitas untuk mempertanyakan kenapa nama kami tidak muncul. Untuk 10 nama lainnya saya belum tahu karena kami tidak saling kenal,” beber alumni Pascasarjana UGM.

Diapun berharap akan mendapat jawaban pasti nilainya hilang ke mana. Meski sudah mengetahui nilai skornya saat selesai mengerjakan tes, namun hasil resminya tetap dibutuhkan.

“Mudah-mudahan nilai kami tidak direkayasa. Karena kami sadar tidak punya bukti tentang hasil pekerjaan kami karena Universitas Haluoleo juga tidak memasang layar sehingga masyarakat tidak bisa memantau juga,” tandasnya.

Ikuti Update Info CPNS 2014 di Facebook, klik LIKE

×

Ikuti Info CPNS di Google+

Ikuti Update Info CPNS 2014 di email

Masukkan email Anda: